×

Korupsi Musuh Dunia.. Korupsi Musuh Bersama..

Korupsi Musuh Dunia.. Korupsi Musuh Bersama..

Korupsi menjadi sebuah materi pembicaraan yang sangat menarik bagi Bangsa Indonesia sejak masa orde baru tumbang yakni pada kisaran waktu tahun 1998 silam hingga era reformasi kini pada tahun menjelang 2020 ini. Hal ini disebabkan oleh kondisi melemahnya perekonomian Indonesia pasca ditemukan-nya korupsi masa orde baru dan telah menjadi rahasia umum hingga hari ini korupsi masih merajelela sebagai sebuah penyebab melemahnya ekonomi kehidupan serta penghambat kemajuan kehidupan rakyat hingga pada kemajuan negara kita. Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2019 ini, apa usaha kita yang telah dilakukan untuk melawan korupsi dinegara ini???

Korupsi dalam bahasa Inggris ialah Corruption, sementara dalam bahasa Latin ialah Corruptio yang memiliki makna busuk, rusak, menyogok. Kropsi merupakan sebuah tindakan oleh pejabat publik baik itu pihak politisi, pegawai negeri serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan tersebut secara tidak wajar dan tidak legal dengan menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka guna memperoleh keuntungan secara sepihak. Korupsi dalam kamus besar Bahasa Indonesia adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan, organisasi, yayasan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain

Hari anti korupsi sedunia diperingati setiap tahun-nya pada tanggal 9 desember, peringatan hari anti korupsi sedunia ini dimulai setelah Konvensi PBB melawan korupsi pada 31 oktober 2003 sebagai wujud untuk meningkatkan kesadaran anti korupsi . Majelis PBB mendesak kepada semua negara dan organisasi integrasi ekonomi regional yang kompeten untuk menandatangani dan meratifikasi konvensi PBB melawan korupsi

Indonesia sangat serius dalam melawan tindakan-tindakan yang mengandung unsur-unsur tindakan korupsi, yang mana di Indonesia berdiri lah lembaga pemberatasan korupsi yang dikenal dengan nama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). KPK adalah lembaga negara yang dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Lembaga ini bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan mana pun dalam menjalankan tugas dan wewenang yang mereka miliki

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berdiri dengan dasar pada Undang Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 dengan lima asas sebagai pedoman tugasnya, yang mana lima asas tersebut meliputi: Kepastian Hukum, Keterbukaan, Akuntabilitas, Kepentingan Umum, dan Proporsionalitas. KPK dipimpin oleh Pimpinan KPK yang terdiri atas lima orang dengan detail sebagai berikut: Seorang Ketua merangkap anggota dan empat orang Wakil Ketua merangkap anggota

Kasus-kasus korupsi yang menyorot perhatian publik di berbagai belahan dunia seperti kasus-kasus berikut: Pertama kasus korupsi oleh Perdana Menteri Ukraina yakni Pavlo Larazenko, ia tercatat berhasil melakukan tindak korupsi senilai 114 – 200 juta usd dalam kurun waktu satu tahun saja yakni tahun 1996-1997. Kasus korupsi yang ia lakukan sempat menghebohkan Eropa dan tercatat sebagai salah satu kasus korupsi terbesar yang berlangsung di negara Ukraina

Kasus korupsi kedua yang juga menjadi sorotan ialah kasus korupsi yang dilakukan oleh Jendral Xu Caihou, ia merupakan seorang Jenderal asal negeri Tiongkok yang tercatat melakukan mega korupsi dengan hasil korupsi yang fantastis yakni dengan diketemukannya barang bukti oleh pihak kepolisian yakni uang seberat lebih dari 1 Ton yang ada di rumahnya. Hal ini mampu menjadi perhatian karena pihak kepolisian harus menggunakan sebanyak 12 truk untuk membawa semua harta hasil korupsinya

Kasus korupsi ketiga yang cukup menarik perhatian ialah kasus korupsi Presiden Filipina yang bernama Ferdinand Marcos, ia menjabat masa presiden yang cukup lama yakni dari tahun 1965 – 1986 dan diberhentikan dengan revolusi yang dilakukan oleh rakyatnya sendiri, ia menggunakan rekening bank di luar negeri guna menyalurkan dana pemerintah ke rekening pribadinya. Laporan ditemukan bahwa ia telah mencuri 5-10 miliar dolar AS dari kas negara Filipina

Kasus-kasus diatas merupakan kasus yang menjadi sorotan dunia, semetara itu di Indonesia sendiri tak luput dari kasus korupsi yang cukup memalukan di mata dunia, yakni seperti kasus yang cukup menggemparkan dan bagi pihak KPK sebagai apresiasi ialah kasus yang menetapkan Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi dengan kasus korupsi penerbitan Izin Usaha Pertambangan di daerag tersebut dengan akibat kerugian negara sebesar Rp5,8 Triliun dan 711 ribu dollar AS. Menurut Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) kasus korupsi Bupati Kotawaringin ini menjadi salah satu kasus korupsi yang ditangani oleh KPK

Artikel informasi diatas merupakan sebuah potret dunia dengan kekuasaan-nya, banyak pejabat publik yang begitu tergoda dalam urusan-urusan dunia sehingga menghalalkan segala cara untuk meraihnya dan hal itu dilakukan dengan cara melakukan korupsi dengan alih alih agar tidak tercium perilakunya, namun sesuatu yang benar pasti akan selalu terungkap dan telah terbukti satu persatu pejabat publik dengan segala kekuatan yang mereka banggakan tetap tergelincir dalam penemuan KPK dan mampu mendekam dalam jeruji besi dengan penuh rasa malu.

Mari bersama Padjadjaran Suites Resort Hotel Bogor kita bangun peradaban dunia mulai dari Indonesia dan Bogor dengan mengisi pembangunan dan kemajuan tanpa ada toleransi terhadap korupsi, mari bersama melawan korupsi karena hakikat korupsi adalah musuh dunia dan musuh bersama

Jaya Indonesia Tanpa Korupsi.. Jaya Dunia Tanpa Korupsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*